You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 135 Petugas Lakukan Pengawasan KBRL di 23 Lokasi
photo Nurito - Beritajakarta.id

Sudin LH Jaktim Monitoring Penggunaan KBRL di 23 Lokasi

Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Timur menerjunkan 135 petugas untuk melakukan monitoring penggunaan kantong belanja ramah lingkungan (KBRL), Selasa (7/7). Kegiatan ini sesuai dengan Pergub Nomor 142 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan.

Kami kerahkan 135 petugas untuk melakukan monitoring,

Kepala Sudin LH Jakarta Timur, Herwansyah mengatakan, monitoring dilakukan untuk memastikan di pasar tradisional, pasar modern maupun minimarket sudah menggunakan KBRL. Ini juga sebagai edukasi agar warga segera beralih menggunakan KBRL dan meninggalkan penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Walhi DKI Jakarta Apresiasi Penerapan Kebijakan KBRL

"Kami kerahkan 135 petugas untuk melakukan monitoring dengan sasarannya 23 lokasi yang tersebar di 10 kecamatan," ujar Herwansyah.

Menurutnya, saat ini baik di pasar modern maupun minimarket telah menggunakan KBRL. Sedangkan di pasar tradisional hingga kini masih ditemukan sejumlah tempat usaha yang masih menggunakan kantong sekali plastik sekali pakai.

"Karenanya kami secara bertahap terus mengedukasi dan melakukan pendekatan agar para pedagang menggunakan kantong belanja ramah lingkungan," tandasnya.



Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye30534 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2913 personTiyo Surya Sakti
  3. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2747 personDessy Suciati
  4. Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

    access_time08-04-2026 remove_red_eye1931 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1348 personFakhrizal Fakhri